Pemerintah Provinsi Jawa Barat segera menerapkan penggunaan e-budgeting dalam perancangan APBD, penerapan akan dimulai pada penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Perubahan 2015 dan RAPBD Murni 2016 yang sedang berjalan. Pemprov Jabar dipastikan tidak akan kesulitan karena Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Online sudah dimulai sejak 2 tahun terakhir.
Penerapan penggunaan e-budgeting dalam perancangan APBD diikuti kabupaten kota di Jawa Barat. Salahsatunya di Kabupaten Bandung penyusunan RAPBD Perubahan 2015 dan RAPBD Murni 2016 yang dibantu RKPD Online saat ini sedang berjalan.
Kepala Bidang Pengelolaan dan Pengembangan Informasi Anita Emmayanti, mengatakan sederhananya E-Bugeting yaitu penyelenggaraan pemerintahan secara elektronik. “Saat ini penyelenggaraannya masih konvesional atau manual. Prosesnya tertulis, berjalan dari satu meja ke meja lain, sebetulnya E-Bugeting merubah penyelenggaraan pemerintahan manual menjadi elektronik,” katanya saat ditemui Kertaraharja di ruangannya.
Untuk menjalankan sistem E-Bugeting itu dibantu oleh tim IT dan terkoneksi ke jaringan Internet. Anita Emmayanti atau yang sering disapa Emma ini mencontohkan sistem E-Bugeting dapat membantu dalam pelayanan E-KTP, “Yang tadinya berkas dari meja ke meja saat ini sudah sistem yang berjalan,” contohnya.
Dalam pelaksanaannya, tahapannya itu adapada perencanaan di Bappeda (Badan Perencaanaan Pembangunan Daaerah) yang program kegiatannya lalu dimasukan ke RKPD. Jika perencanaan sudah masuk ke RKPD Online dalam penganggarannya ada di SIMDA Keunangan. Emma menjelaskan, nanti kedua itu disambungkan. “Hubungannya output dari RKPD Online ini jagi input untuk SIMDA Keuangan.”
Kelebihannya, minimalnya dapat mengurangi kesalahan-kesalahan yang tadinya selisih dan perbedaan harga pada standar harga. Emma juga menambahkan, nantinya jika ingin membeli barang dan jasa daftar haganya itu sudah ada disitu.
“Jika sebelumnya standar harganya masih dalam bentuk printout. Hanya memasukan nama barang akan keluar daftar harga. Misalnya akan membeli kertas 80 gram nantinya akan keluar harganya. Tidak perlu repot-repot lagi mencari harga. Nanti di SIMDA Keunagan akan muncul harganya. Ya bisa disebut juga katalog elektronik,” ungkapnya.
Penerapan penggunaan e-budgeting dalam perancangan APBD diikuti kabupaten kota di Jawa Barat. Salahsatunya di Kabupaten Bandung penyusunan RAPBD Perubahan 2015 dan RAPBD Murni 2016 yang dibantu RKPD Online saat ini sedang berjalan.
Kepala Bidang Pengelolaan dan Pengembangan Informasi Anita Emmayanti, mengatakan sederhananya E-Bugeting yaitu penyelenggaraan pemerintahan secara elektronik. “Saat ini penyelenggaraannya masih konvesional atau manual. Prosesnya tertulis, berjalan dari satu meja ke meja lain, sebetulnya E-Bugeting merubah penyelenggaraan pemerintahan manual menjadi elektronik,” katanya saat ditemui Kertaraharja di ruangannya.
Untuk menjalankan sistem E-Bugeting itu dibantu oleh tim IT dan terkoneksi ke jaringan Internet. Anita Emmayanti atau yang sering disapa Emma ini mencontohkan sistem E-Bugeting dapat membantu dalam pelayanan E-KTP, “Yang tadinya berkas dari meja ke meja saat ini sudah sistem yang berjalan,” contohnya.
Dalam pelaksanaannya, tahapannya itu adapada perencanaan di Bappeda (Badan Perencaanaan Pembangunan Daaerah) yang program kegiatannya lalu dimasukan ke RKPD. Jika perencanaan sudah masuk ke RKPD Online dalam penganggarannya ada di SIMDA Keunangan. Emma menjelaskan, nanti kedua itu disambungkan. “Hubungannya output dari RKPD Online ini jagi input untuk SIMDA Keuangan.”
Kelebihannya, minimalnya dapat mengurangi kesalahan-kesalahan yang tadinya selisih dan perbedaan harga pada standar harga. Emma juga menambahkan, nantinya jika ingin membeli barang dan jasa daftar haganya itu sudah ada disitu.
“Jika sebelumnya standar harganya masih dalam bentuk printout. Hanya memasukan nama barang akan keluar daftar harga. Misalnya akan membeli kertas 80 gram nantinya akan keluar harganya. Tidak perlu repot-repot lagi mencari harga. Nanti di SIMDA Keunagan akan muncul harganya. Ya bisa disebut juga katalog elektronik,” ungkapnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar