Pemuda asal Cipatik, Kabupaten Bandung ini sukses mengembangkan usaha stik jangrik miliknya. Diamai Stick Jangkrik 4N (Nalusur, Naluntik, Nalar, dan Nalipak; atau menelusuri, meneliti, memikirkan, dan mengetahui) yang memiliki makna yang sangat tinggi. ”Saat ini stik jangrik produksi saya sudah sampai ke luar negeri,” ujar Triana Cahaya Purwita dengan nada subringah kala di hubungi Kerteraharja.
Nama ini memiliki makna yang dalam Pemasaran stik jangriknya saat ini sudah mencapai menembus pasar dalam negeri dan luar negeri. Meski hanya partai kecil strik jangkriknya sudah sampai ke Jepang dan Amerika.
Selain itu, hampir di kota-kota besar di Indonesia stik jangrik miliknya sudah tersebar dan memiliki distributor sendiri. “Bukan hanya di Jawa Barat saja, stik Jangrik milik saya terkenal di pulau dewata dan acapkali dijadikan oleh-ooleh turis asing,” katanya.
Triana mengatakan usaha yang dirintisnya dirasa cukup sukses, meski begitu ia mengharapkan bantuan pemerintah untuk melancarkan usahanya agar terus berjalan. “Dengan bantuan pemerintah, saya inigin usaha saya bisa lebih berkembang lagi dari mulai produksi prodak, pemasaran, kemasan dan inovasi-inovasi baru,” ujarnya.
Sebagai pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), di hari jadi Kabupaten Bandung yang ke 374, ia mengharapkan kedepannya pemerintah dapat mengembangkan pootensi yang ada di Kabupaten Bandung. Dari segi pariwisata, kebudayaan, sejarah, sumberdaya alam dan sumberdaya manusianya leih dikembangkan..
“Lebih diperhatikan lagi untuk pengusaha kecil yang bergerak di sector kuliner terutama usaha kecil menengah .”
Ia mengakui, perhatiannya sudah cukup baik, banyak pelatihan dan pembinan, tinggal tindaklanjutnya saja dari pemerintah. Selain itu ia juga berharap Pemimpin Kabupaten Bandung selnajutnya harus bisa lebih dekat dengan masyarakat, transfaran, amanah dan adil.
“Selaku pengusaha stik jangkrik mengucapkan selamat ulang tahun untuk Kabupaten Bandung ke 374 semoga Pemerintahan Kabupaten Bandung bisa lebih maju lagi dari yang sebelumnya,” tutupnya.
Nama ini memiliki makna yang dalam Pemasaran stik jangriknya saat ini sudah mencapai menembus pasar dalam negeri dan luar negeri. Meski hanya partai kecil strik jangkriknya sudah sampai ke Jepang dan Amerika.
Selain itu, hampir di kota-kota besar di Indonesia stik jangrik miliknya sudah tersebar dan memiliki distributor sendiri. “Bukan hanya di Jawa Barat saja, stik Jangrik milik saya terkenal di pulau dewata dan acapkali dijadikan oleh-ooleh turis asing,” katanya.
Triana mengatakan usaha yang dirintisnya dirasa cukup sukses, meski begitu ia mengharapkan bantuan pemerintah untuk melancarkan usahanya agar terus berjalan. “Dengan bantuan pemerintah, saya inigin usaha saya bisa lebih berkembang lagi dari mulai produksi prodak, pemasaran, kemasan dan inovasi-inovasi baru,” ujarnya.
Sebagai pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), di hari jadi Kabupaten Bandung yang ke 374, ia mengharapkan kedepannya pemerintah dapat mengembangkan pootensi yang ada di Kabupaten Bandung. Dari segi pariwisata, kebudayaan, sejarah, sumberdaya alam dan sumberdaya manusianya leih dikembangkan..
“Lebih diperhatikan lagi untuk pengusaha kecil yang bergerak di sector kuliner terutama usaha kecil menengah .”
Ia mengakui, perhatiannya sudah cukup baik, banyak pelatihan dan pembinan, tinggal tindaklanjutnya saja dari pemerintah. Selain itu ia juga berharap Pemimpin Kabupaten Bandung selnajutnya harus bisa lebih dekat dengan masyarakat, transfaran, amanah dan adil.
“Selaku pengusaha stik jangkrik mengucapkan selamat ulang tahun untuk Kabupaten Bandung ke 374 semoga Pemerintahan Kabupaten Bandung bisa lebih maju lagi dari yang sebelumnya,” tutupnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar